Penyakit HIV dan AIDS

Penyakit HIV dan AIDS-  Inilah penyakit kelamin yang ditakuti oleh banyak orang selain membahayakan penyakit ini juga dapat mematikan bagi penderita nya. Penyakit ini lebih tinggi tingkatannya dibanding penyakit Sifilis dan kanker Serviks. HIV sendiri adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Seperti disebutkan diatas penderita HIV belum bisa disembuhkan, tapi ada pengobatan yang bisa digunakan untuk memperlambat perkembangan penyaki ini. Dengan pengobatan, ini akan membuat penderitanya bisa hidup lebih lama, sehingga bisa menjalani kehidupannya dengan normal.

Dengan diagnosis HIV dini dan penanganan yang dilakukan secara efektif, penderita HIV tidak akan berubah menjadi AIDS, karena AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sama sekali.

Anda ingin tahu apa Penyebabnya?

Seperti diketahui virus yang satu ini adalah jenis virus yang sangat rapuh, tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan tersebut adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah, dan ASI. tetapi HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine

Faktor yang bisa penyebab dan penyebaran virusnya ini terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu melalui hubungan seks yang tidak aman dan bergantian jarum suntik saat menggunakan narkotik.

Dan tahu kah anda ini adalah cara penyebaran lainnya:

  • Penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui.
  • Melalui seks oral.
  • Memakai alat bantu seks secara bergantian.
  • Melalui transfusi darah dari orang yang terinfeksi.
  • Memakai jarum, suntikan, dan perlengkapan menyuntik lain yang sudah terkontaminasi, misalnya spon dan kain pembersih

Inilah tanda-tanda bahwa seseorang positif terkena penyakit HIV dan AIDS, antara lain:

  • Demam
    Demam ringan, sampai sekitar 39 derajat C . dan sering disertai dengan gejala ringan lainnya, seperti kelelahan, bengkak nya kelenjar getah bening, sakit pada tenggorokan
  • Kelelahan
    Seringnya mengalami lelah dan lesu. Kelelahan dapat menjadi tanda awal Pegal, nyeri otot dan sendi, bengkak nya kelenjar getah bening,
  • Sering mengalami flu, infeksi virus atau yang lain.
  • Sakit tenggorokan dan sakit kepala
  • Ruam kulit
    Tanda- tandanya timbul bercak –bercak berwarna merah
  • Mual, muntah dan diare
    Sekitar 30 hingga 60 persen dari orang dengan memiliki gejala jangka pendek seperti mual, muntah, atau diare pada tahap awal
  • Penurunan berat badan
    Apabila penderita sudah kehilangan berat badan, berarti sistem kekebalan tubuh mereka biasanya sedang menurun,
  • Batuk kering
    Batuk kering bisa juga bisa sebagai tanda pertama seseorang terkena infeksi penyaki ini.  Batuk menahun dan semakin parah.
  • Keringat malam
  • Setengah dari orang yang terinfeksi akan mengalami berkeringat di malam hari, Keringat di malam hari terjadi bahkan saat tidak sedang melakukan aktivitas apapun
  • Perubahan pada kuku
    Berubah nya warna kuku, mengalami ketebalan dan melengkung atau ada perubahan warna menjadi hitam atau coklat.
  • Infeksi Jamur
    Infeksi jamur yang umum pada tahap lanjut, infeksi mulut yang disebabkan oleh suatu jenis jamur.
  • Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
    Selain kebingungan dan kesulitan berkonsentrasi, mungkin juga melibatkan masalah daya ingat dan masalah perilaku seperti marah atau mudah tersinggung.
  • Herpes mulut dan herpes kelamin
    Herpes mulut dan herpes kelamin dapat menjadikan tanda stadium infeksi HIV. Herpes tersebut juga dapat menjadi faktor risiko untuk tertular penyakit ini.
  • Kesemutan dan kelemahan
    Dapat menyebabkan mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki
  • Ketidakteraturan menstruasi
    Mengalami ketidakteraturan menstruasi dan lebih sedikit dan lebih jarang.

Pencegahan Penyakit HIV dan AIDS

Cara yang paling aman untuk pencegahan penyakit HIV AIDS agar tidak terinfeksi adalah:

  • Melakukan hubungan seks dengan pasangan yang tetap
  • Hindari hubungan seksual di luar nikah
  • Gunakan kondom jika melakukan hubungan seksual
  • Hindari transfusi darah dari orang yang tidak jelas kesehatannya
  • Gunakan alat- alat medis dan non medis dengan terjamin kebersihannya
Demikianlah tulisan ini mengenai penyakit yang sangat kita takuti ini, untuk tidak mengalaminya, marilah kita menjaga dan menyayangi diri kita ini, karena kalau bukan kita sendiri siapa lagi?